Liburan ke Jepang 2027? Siap-siap, Ada Kenaikan Biaya Visa & Pajak Hotel

Liburan ke Jepang 2027? Siap-siap, Ada Kenaikan Biaya Visa & Pajak Hotel

Bagi kamu yang sudah memiliki rencana untuk melakukan liburan ke Jepang pada tahun 2027, ada baiknya mulai menghitung ulang estimasi anggaran dari sekarang. Pasalnya, pemerintah Jepang serta Pemerintah Metropolitan Tokyo telah menetapkan serangkaian kebijakan penyesuaian tarif untuk wisatawan mancanegara. Mulai dari urusan dokumen perjalanan hingga pajak penginapan, sejumlah komponen biaya perjalanan wajib dipastikan mengalami lonjakan yang cukup signifikan.

Kenaikan biaya ini tentu menjadi perhatian penting, terutama bagi para traveler yang terbiasa menggunakan strategi budget travel. Agar rencana liburan ke Jepang yang sudah kamu impikan tetap berjalan lancar tanpa membuat kantong jebol, penting untuk mengetahui rincian tarif apa saja yang mengalami kenaikan serta bagaimana strategi cerdas untuk menyiasatinya.

Baca juga: Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kamu Traveling ke Jepang

 Liburan ke Jepang 2027? Siap-siap, Ada Kenaikan Biaya Visa & Pajak Hotel

List Biaya yang Naik untuk Liburan ke Jepang di Tahun 2027

Lonjakan biaya yang terjadi untuk perjalanan liburan ke Jepang tidak hanya berasal dari satu sektor saja, melainkan dari beberapa komponen utama saat kamu berwisata di sana. Berikut adalah rincian beberapa biaya yang dipastikan naik:

  • Biaya Visa Jepang Melonjak Hingga 5 Kali LipatSebelum kamu menginjakkan kaki di Negeri Sakura, pengurusan dokumen perjalanan sudah membutuhkan alokasi dana yang jauh lebih besar. Kebijakan tarif baru dari Kementerian Luar Negeri Jepang (MOFA) menetapkan kenaikan biaya visa hingga lima kali lipat. Visa single entry yang sebelumnya seharga 3.000 yen kini melonjak menjadi 15.000 yen (sekitar Rp1,7 juta). Sementara itu, untuk visa multiple entry, biayanya naik dari 6.000 yen menjadi 30.000 yen (sekitar Rp3,4 juta). Kenaikan ini menjadi komponen pengeluaran awal yang terbilang lumayan besar.

  • Pajak Keberangkatan (International Tourist Tax) Naik 3 Kali Lipat
    Bukan hanya biaya saat masuk, biaya ketika kamu hendak menyelesaikan agenda liburan ke Jepang dan kembali ke tanah air pun ikut melambung. Japan Tourism Agency menaikkan International Tourist Tax atau pajak keberangkatan sebesar tiga kali lipat, yaitu dari 1.000 yen menjadi 3.000 yen per orang. Biaya pajak keberangkatan ini biasanya akan langsung terpotong secara otomatis melalui tiket penerbangan atau kapal laut yang kamu gunakan.
  • Skema Pajak Penginapan Tokyo Berganti Menjadi 3% (Mulai April 2027)
    Jika Tokyo masuk ke dalam daftar kota yang ingin kamu kunjungi, perhatikan aturan pajak hotel terbaru yang dikeluarkan oleh Pemerintah Metropolitan Tokyo. Per 1 April 2027, pajak penginapan yang tadinya menggunakan tarif tetap (flat rate) berubah menjadi persentase sebesar 3% dari tarif kamar per orang per malam. Batas penginapan yang dikenakan pajak adalah kamar dengan tarif 13.000 yen (sekitar Rp1,5 juta) ke atas per malam. Sebagai gambaran, jika kamu menginap di hotel dengan harga kamar 20.000 yen per malam, kamu yang tadinya hanya membayar pajak sebesar 200 yen kini harus membayar 600 yen per malam. Semakin tinggi kelas penginapan yang kamu pilih, semakin besar pula pajak yang harus dibayarkan.

Baca juga: 7 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Liburan ke Jepang

Tips Tetap Hemat Liburan ke Jepang di Tengah Kenaikan Biaya

Meskipun tarif liburan ke Jepang di beberapa komponen wisata mengalami kenaikan, bukan berarti impian untuk menikmati keindahan musim sakura atau musim gugur di Jepang harus batal. Kamu tetap bisa menyiasati kenaikan anggaran tersebut dengan beberapa tips hemat berikut:

  1. Pilih Penginapan di Bawah Batas Bebas Pajak
    Khusus untuk kunjungan ke Tokyo, kamu bisa mencari hotel atau guesthouse dengan tarif di bawah 13.000 yen per orang per malam. Dengan begitu, kamu tidak akan terkena skema pajak penginapan 3% yang mulai berlaku pada April 2027.
  2. Gunakan Tiket Terusan Transportasi (Pass)
    Biaya transportasi harian di Jepang bisa cukup tinggi jika kamu membeli tiket secara eceran. Manfaatkan Japan Rail Pass (JR Pass) atau subway pass harian di kota-kota besar seperti Tokyo dan Osaka untuk menekan biaya mobilitas harianmu.
  3. Manfaatkan Kuliner Lokal dan Minimarket
    Kamu tidak harus selalu makan di restoran mahal untuk menikmati makanan lezat. Minimarket di Jepang (konbini) seperti Seven Eleven, Lawson, atau FamilyMart menyajikan makanan siap saji yang lezat, higienis, dan sangat ramah di kantong.
  4. Pesan Paket Tur dari Jauh-Jauh Hari
    Cara paling efektif untuk mengunci tarif agar tidak terdampak fluktuasi harga hotel dan tiket penerbangan yang terus naik adalah dengan memesan paket tur dari jauh-jauh hari. Paket tur biasanya sudah mencakup akomodasi, transportasi, dan tiket masuk objek wisata dengan harga yang terikat sejak awal pemesanan.

Baca juga: Rute Emas! 3 Kota Favorit Jepang yang Wajib Kamu Jelajahi

Amankan Slot Liburanmu Sekarang Juga!

Jadi, jangan biarkan rencana liburan ke Jepang tertunda hanya karena khawatir dengan lonjakan biaya di masa mendatang! Semakin cepat kamu merencanakan perjalanan, semakin banyak keuntungan dan promo harga terbaik yang bisa kamu dapatkan.

Mau Liburan ke Jepang Tanpa Pusing Memikirkan Biaya Naik?

Pesan perjalananmu bersama Via.id sekarang juga! Nikmati kepraktisan berlibur lewat paket Japan Golden Route mulai dari Rp20 jutaan. Harga ini sudah all-in termasuk:

  • ✈️ Tiket pesawat PP
  • 🏨 Akomodasi hotel nyaman
  • 🍽️ Makan sesuai itinerary
  • 🚌 Transportasi lokal selama di Jepang
  • 👨‍💼 Tour Leader berpengalaman yang siap mendampingi

Kunjungi www.via.id/holidays  sekarang juga untuk mengamankan slot perjalananmu sebelum harga naik dan wujudkan momen jalan-jalan impianmu ke Negeri Sakura tanpa ribet! 🚀✨

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *