May 15, 2021 1 min to read

Tari Giring-Giring, Lambang Kebahagiaan Masyarakat Kalimantan Tengah

Category : Culture, History, Holiday

Indonesia terkenal atas keragaman budayanya yang berasal dari berbagai suku bangsa yang beragam pula. Kekayaan ini merupakan suatu hal yang perlu dibanggakan serta dilestarikan dan dinikmati keindahannya. Tak jarang, produk budaya dari suatu suku bangsa menyimpan begitu banyak nilai yang mendalam. Salah satunya seperti yang dimiliki oleh masyarakat Kalimantan Tengah, yaitu Tari Giring-Giring dari Masyarakat Dayak.

Tari Giring-Giring yang dikenal pula dengan Tari Gangereng merupakan tarian khas Kalimantan Tengah, tepatnya masyarakat Suku Dayak Ma’anyan. Giring-Giring berarti mengiringi atau beriringan untuk bersuka cita atas kemenangan atau keberhasilan yang telah dicapai. Tarian ini biasa dilakukan sebagai ekspresi kegembiraan dan suka cita. Dahulu, tarian ini dilakukan sebagai ekspresi kegembiraan dan penyambutan kstaria atau pejuang dari Dayak yang pulang setelah dari medan perang. Sekarang, tarian ini juga umum dilakukan sebagai tari penyambutan tamu di Kalimantan Tengah dan pergaulan di antara muda-mudi di sana. Tongkat giring-giring terbuat dari bambu kecil atau tipis yang berisi biji piding.

Busana atau kostum yang digunakan oleh para penari tarian tersebut cukup unik. Kostum antara penari laki-laki dan perempuan pun juga tentu berbeda. Para penari akan menggunakan busana suku Dayak lengkap, berupa atasan seperti rompi berlengan pendek, celana sepanjang atau rok bagi perempuan sepanjang ¾ kaki, ikat kepala dengan hiasan bulu burung, dan sepasang tongkat bambu sebagai properti tari. Busana Tari Giring-Giring didominasi oleh warna hitam serta ornamen khas suku Dayak.

Tarian ini biasa dibawakan secara berkelompok oleh 4—10 orang. Gerakan tariannya didominasi oleh gerakan hentakan kaki dan tongkat bambu sesuai dengan ketukan irama musik pengiring. Riuh yang muncul dari hentakan kaki dan tongkat bambu itulah yang menimbulkan nilai estetis sendiri dan membuat Tari Giring-Giring begitu indah. Alat musik yang digunakan untuk mengiringi tarian itu adalah saron, gendang, dan gong.

Tari Giring-Giring merupakan salah satu kekayaan budaya yang wajib kamu nikmati keindahannya dan lestarikan keberadaannya. Kamu dapat menyaksikannya secara langsung saat kamu berkunjung ke Kalimantan Tengah. Mungkin, akan lebih seru di tengah-tengah perjalananmu saat menuju atau kembali dari Taman Nasional Tanjung Puting!

Jangan lupa selalu jaga kesehatan dan staminamu serta patuhi protokol kesehatan. Cek juga penawaran menarik untuk kamu di sini!

 

Cek Beragam Promo Menarik

Leave a comment

Newsletter subscribe